this is my personal blog


Label, Penting gak sih
Kamu butch, andro, atau femme? Kalau andro, lebih ke arah butch atau femme?
Di sini aku tidak akan membahas tentang definisi butch, andro, atau femme. Silahkan cari sendiri arti dari masing-masing “label” tersebut, hehehe. Pertanyaan di atas pasti sering kita terima atau bahkan kita lontarkan. Aku sendiri dulu sering mempertanyakan hal ini kepada setiap orang yang baru aku kenal. Begitu juga saat aku pertama kali berkenalan dengan Mei. Aku menanyakan hal ini berulang-ulang secara persisten, konsisten dan ten-ten lainnya, hehehe, sampai-sampai sepertinya Mei bosan menghadapi pertanyaanku yang satu ini.
“Kamu femme ya?”
“Kalau aku femme terus kamu langsung mau jadi pacarku, Jo?”
“Terus kalau aku andro atau butch terus kamu langsung kabur ya, Jo?”
“Cuma nanya kok. Aku ga pernah mempermasalahkan label dalam memilih pasangan, hehehe.”
Yups. Berdasarkan pengalaman dalam menjalin hubungan, hampir semua mantanku memang femme, dan ada juga yang andro femme. Tapi sekali lagi, saat cinta datang, label sepertinya tidak lagi menjadi hal yang penting dalam mengukur kecocokan hati satu sama lain.
Terus terang, aku sendiri tidak pernah tahu “label” apa yang cocok untuk menggambarkan diriku. Menyandang nama Jo, banyak yang berpikiran bahwa aku adalah sosok lesbian yang memiliki label butch. Dengan embel-embel jalan bergaya seperti jagoan, lebih senang memakai kaos, jeans, dan sandal jepit, belum lagi kalau nge-track di atas motor dengan gaya Renegade, dan masih banyak lagi deh. Begitu tahu ternyata rambutku panjang dan aku manjanya keterlaluan, banyak juga yang bilang kalau Jo itu ternyata andro femme, halah!!! Cape dehhh.
Bagi beberapa sahabat yang sudah sempat bertemu muka denganku, baru deh mereka langsung protes, “Halah!!! Gaya lo aja kaya jagoan, Jo! Kalo udah manja, elo malah ngelebihin femme deh!”. Bahkan ada beberapa sahabat yang bilang,“Jo, coba deh elo ga usah jalan-jalan. Duduk manis di belakang meja. Tapi duduknya jangan nyilangin kaki. Femme habis deh lo!” Gubrakkkks!!! Masa aku harus duduk diam kaya patung seh!
Begitu juga saat aku memiliki kesempatan untuk berlibur kemarin bersama beberapa sahabat dekat. Dengan menghabiskan beberapa malam bersamaku, tentu saja mereka jadi lebih tahu siapa sebenarnya Jo. Oh, ternyata Jo itu walaupun tidak pernah make-up tapi rajin cuci muka (Ya iyalah secara biar tetap kinclong). Oh, ternyata Jo itu kalau turun dari mobil selalu sisiran (masa iya rambutku yang panjang dibiarkan awut-awutan kaya kunti). Oh, ternyata Jo kalau habis mandi terus cuma dibalut handuk ternyata seksi juga ya (hehehe, yang ini kayanya ga ada hubungannya ama “pelabelan” sih, hehehe). Apalagi saat mereka berhari-hari terpaksa mendengar obrolanku dengan Mei melalui telepon, semakin seringlah mereka menganggapku telah “translabel” dari andro menjadi femme, hehehe.
Translabel? Mungkinkah terjadi pada seorang lesbian?
Menurutku, secara fisik mungkin hal ini membutuhkan niat yang sangat besar bagi seseorang untuk mengubah penampilan fisiknya. Sebagai contoh, seorang sahabat lesbian yang sebelumnya selalu bergaya layaknya seperti seorang pria, rambut pendek habis, dada di bebat, sepatu model maskulin, dan segala atribut lain yang kalau belum kenal siapa dia, aku tidak akan bisa menebak dia itu sebenarnya wanita. Suatu hari dia diminta oleh sahabatnya menjadi bride’s maid di hari pernikahan sang sahabat. Alih-alih merasakan kepanikan, dia dengan bersemangat berusaha mengubah image yang sebelumnya “cowok” habis menjadi “cewe tulen”. Rambutnya yang pendek mulai dibiarkan memanjang, rok dan high heels yang selama ini menjadi musuh mulai menjadi sahabat, nahhh yang terakhir penuh penderitaan kayanya secara dia mulai belajar mengubah cara jalannya yang gagah menjadi lebih gemulai, hehehe.
Singkat cerita, beberapa bulan sejak terakhir kami bertemu, dia meminta waktuku untuk nongkrong di kafe langganan kami. Surprise!!! Aku tidak langsung mengenalinya. Dia berubah drastis walaupun tidak 180 derajat. Aku sangat salut terhadapnya. Bukan karena demi sahabatnya dia rela mengubah dirinya lho. Tapi dia benar-benar berubah karena dia ingin. Niat dan semangatnya patut dijadikan teladan deh, hehehe.
Lalu, bagaimana dengan translabel secara non fisik?
Sekali lagi ini menurut pendapat pribadi, seorang lesbian entah dia menyandang label butch, andro, atau femme dengan sub kategori lainnya tetaplah seorang wanita. Wanita tetaplah seorang wanita yang memiliki kadar pemikiran yang menggunakan perasaan lebih besar daripada logika. Yeah, walaupun tidak sedikit wanita yang secara seimbang bisa menggunakan keduanya. Se-butch apapun dia, sifat-sifat feminin tetap melekat pada diri seorang wanita. Sifat lembut dan perasaan ingin dimanja dan disayang akan selalu ada. Jadi sepertinya translabel non fisik tidak berlaku saat kita bicara tentang wanita, hehehe.
Dalam dunia lesbian yang subjeknya adalah seorang wanita, label menjadi sesuatu yang tidak bisa dibakukan. Saat kita mengenal seseorang melalui jendela hatinya, saat itu pula label menjadi hal yang sangat tidak penting untuk dilihat. Aku sendiri lebih memilih untuk mengenal seseorang melalui kepribadiannya. Penampilan butch, andro, atau femme tidak menjadi jaminan bahwa kepribadiannya akan mencerminkan fisik dan penampilan luarnya. So, masih penting ga seh mikirin label??? ![]()
mau baca tulisab jo yang lain?....baca di sini
Secara gitu loh, makan malam di pantai dengan menu beragam ikan segar yang masih hidup dan siap untuk di bantai dengan pemandangan samudera yang luas terbentang, di payungi lembayung senja yang perlahan tenggelam, diterangi bias cahaya rembulan dan bintang-bintang serta sedikit dibantu penerangan pelita malam, di iringi deburan ombak serta musik pantai yang dibawakan oleh para musisi lokal yang mampir dari meja satu ke meja lainnya dengan suguhan senyum ramah ketika pada akhir lagu kita merogoh kantong dan menyerahkan beberapa lembar ribuan. (*Cieeee... bahasanya? Puisi bangeeeeet)
(Jupiter doc/dalam aura penuh syukur/25Nov08)posted by Icha @ 10:04 PM 0 comments
posted by Icha @ 3:48 AM 1 comments
Jauh-jauh hari sudah kuhitung hari ultah Si Yayang. Telah kusiapkan beberapa ide untuk hadiah ultah buatnya. Beberapa bulan lalu, di siang bolong…sempat aku keceplosan…”Say..tunggu aja ya. Aku udah siapkan kejutan buat ultah kamu.”
“Kejutan apa?” tanyanya kenes, seperti biasa.
“Ada deh….” Jawabku.
“Kamu mau mengunjungiku di hari ultahku?” Yayang nembak.
Ups. Jantungku hampir copot. Mengunjungi dia? Duh, mission impossible…kaleeee!!! Kalo dah kayak gini, aku langsung angkat tangan deh. Say…yang satu ini, mustahil dah kulakukan untuk kamu…aku jadi bersedih. Hiks.
“Gak-lah..Say. Aku kan gak bisa kunjungi kamu,” jawabku dengan nada memelas.
“Lalu, kamu mau naik kapal terbang, terjun dari pesawat, lalu berikan aku sekotak coklat?” tanyanya lagi. Duh…lagi-lagi ini mission impossible. Gara-gara tulisanku yang mengumbar janji keromantisan..gini deh jadinya, ditagih ama si Yayang! Mesti dibuktiin! Susah emang ama tukang tagih satu ini..ngalah-ngalahindebt collector!!!
“Gak…Ada aja deh,” aku menciptakan suara yang merayu debu. Bikin-bikin penasaran gitu. Yayang nyerah. Dia gak mau nebak-nebak lagi. Trus, dia mengalihkan pembicaraan. Sok cuek, gitu.
Akhirnya, setelah chating ama beberapa teman, aku dapat ide. Aku buat slide berisi foto-foto Yayang, keluarga serta sekondan temannya. Tapi…ya ampyuuun….hasil designku payah banget deh! Akhirnya, aku minta tolong Jupe si dukun kompie untuk membantu. Maksa-maksa dikit, tentunya. “Pokoknya, kamu mesti bikin si suhu menangis bombay setelah lihat slide-nya!” pesanku galak. Idih!. Yah…namanya juga murid, kan mesti berbakti ama gurunya! Hehehehe…Dalam semalam didukunin ma Jupe dengan jampi-jampi lengkap dengan menyan dan kembang tujuh rupa, jadilah itu slide. Ditambah dengan menembak Candra buat kirim-kirim lagu yang pas, slide itu rampung, meski sedikit maksa…hhihihihi.
Lucunya, pas ngedit dan aku tambahin lagu, Yayang selalu mendengar lagu-lagu yang kuputar. Dia ikut menyanyi, malah ikut sibuk mencarikan lagu-lagu kesayangannya. Tapi sayang, lagu Reihan kesayangan Yayang tidak bisa masuk ke slide berhubung hanya bisa diputar lewat internet. Yah..sudahlah. Aku sudah berbuat maksimal. Meskipun slide itu jauh dari sempurna, yang penting Yayang termehek-mehek….(pokoknya aku suka kalo berhasil me-mellow-kan Yayang..hihihi).
Dengan semangat 45, aku kirim deh tuh slide. Udah jalanan becek…pake ojek..aku terbang dah ke kantor TIKI, lengkap dengan jas ujan, aneka ragam tas plastik buat melindungi tuh CD kesayangan supaya gak kesiram air hujan. Untung Mbak di TIKI baik dan cakep..lumayanlah buat menghiburku yang menggigil kedinginan seperti Si Gadis Kecil Korek Api itu loh!
Namun apa lacur, alih-alih me-mellowkan Yayang..yang ada justru aku yang jadi uring-uringan gara-gara CD itu gak bisa dibuka di kompie dan laptop Yayang. Pas aku lagi sutrisno ama tuh CD, eh…gak taunya Yayang lagi melenggang ke rumah tetangga…kendurian! Ampuuuunnn…!!! Yang ada aku grecokin Jupe dan Candra lagi. Mengeluh berlembar-lembar.
Besoknya, aku lagi-lagi menangis bombay. Sulungku sakit dan positif typus, padahal aku dah berencana menemani si Yayang seharian di telepon ampe jontor dah tuh mulut. Ih, kok bisa seh nasib Donald Bebek jadi pindah ke aku? Hiks. Yang ada aku jadi mellow, uring-uringan dan PMS gak keruan juntrungnya deh….
Begitulah…rencana keromantisan berubah sekian puluh derajat akibat lagi apes-pes. Mellow bertubi-tubi. Huh…aku emang pelempuan tak belguna..hiks….hiks…hiks…
Untung kemarin malem ada Henidar Amroe muncul di layar Trans-TV..yah, lumayanlah menghibur hati. Lucu aja ngebayangin itu adalah Yayang lagi pake wig model rambut bob….kekekeke. Siang tadi, kugodain Yayang yang keGRn merasa diri mirip ama Henidar. Iya..Say…kamu tuh mirip Henidar…Henidar yang adonannya bantet! Kekekeke Say…aku dah gak mellow lagi (tapi masih jayus loh!). I love you, Sayyyyy!!!
dan banyak lagi dari grafiti kata di sini
Hmm, i'm not good bout grammar... ^_^
read more my diary
in here
Kiss The Rain
Malam ini hujan menjumpai bumi.
Aroma tanah kering yang tersiram hujan menyeruak,
Aku mencium bau hangat.
Menatap air hujan yang berlomba menyirami tanah kering,
Ada kerinduan yang menyelip.
Aku tak pernah memikirkan kapan hujan akan hujan turun,
Malam ini, hujan turun tiba-tiba…
Aku pun tak pernah memikirkan kapan seseorang akan datang,
Seperti hujan malam ini, engkau pun datang tiba-tiba…
Datang dan memenuhi ruang hatiku.
Menciumi hujan turun,
mengingatkanku akan hujan ciuman cintamu.
Aku kehilangan kata-kata ku ketika mendengar hujan ungkapan hatimu.
Merasakan tetesan hujan turun,
Aku ingin meneteskan kebahagiaan dalam hidupmu.
Seperti hujan yang hanya memiliki air untuk bumi,
Aku hanya memiliki diriku untuk dirimu.
Sesederhana hujan turun malam ini,
Begitu sederhananya dirimu.
Seperti segelas air yang jernih, hatimu terbaca jelas untukku,
Hati yang penuh cinta dan sayang.
Suatu ketika engkau berkata,
“Aku tidak akan mengatakan, belahlah dadaku..
maka engkau akan tahu seberapa besar cintaku padamu”.
“Aku ingin mencintaimu dalam keadaan hidup. Hiduplah bersamaku seumur hidupmu,
maka kamu akan tahu bahwa aku mencintaimu seumur hidupku”.
Kalimat sederhana,
Tapi aku tak mampu berkata-kata lagi.
Hanya ada sentuhan luar biasa di hatiku.
Hujan malam ini sudah menuntaskan hasratnya membasahi bumi.
Rasa rindu yang menyelinap, menyisakan senyum dibibirku.
Hatiku berbisik sederhana, “Aku mencintaimu kekasihku”.
masih banyak lagi tulisan seperti ini di sini
It's about a 7 year old boy who found a magical necklace that can grant any wishes of the beholder. However, the wishes is like a time machine, it can only be done towards the future.
The first wish he made is, to become a teenager so that he can go anywhere and everywhere he wants without getting scold by his parents. *cring!*
He got it.. he is a free young man now. However, he is not satisfied. He wants to be an adult who has a stable job and making his own money. then again, *cring!* he got what he wished for. Now, he is a 30ish man and is married to a beautiful wife..
One day he was walking around the park and he sees a rich and successful man. He then thinks, "It's gonna be fun to be like that!" So, he made another wish. *cring!*
There, he became a 45 year old successful and rich man, and he had one grandchild. He enjoyed living in that life for a while. Until, he sees a much richer man who has many companies and doesn't even need to work anymore.
U guess? Yep! He made another wish to be a billionaire. *cring!*
In a blink of an eye, he became a 70 years old billionaire who owns many companies, a yacht and a private jet. He is happy at that time, and one day, he is travelling around the world in his yacht.
Suddenly, he feels so tired.. the body won't compromise. Most of his friends are old and dying. His parents and in-laws had passed away, so did his wife. His children are busy with their own lives. At that very moment, he realized he is alone and how lonely this world is. While, everything goes so fast, without him ever experiencing any ups and downs of his life. He got his wishes to easily and he took it for granted.
Stumbled Upon A Gem Stone
I see from a far… shining, smiling at me.. I smiled back..
aku mendekatinya dan meraihnya perlahan … aku menyentuhnya pelan, membelainya. Aku tak berani memeluknya.. belum berani, aku takut.. takut akan memecahnya..
but I will soon… I will try to find a way to hold her.. I will..
***********************************************************************
All The Love In The World
Seperti biasa, dipagi hari. Bagun tidur, nyalakan CD.. pagi itu gue muterin lagu the best of the corrs. Band favorit gue dulu, The Corrs. Eh pas stumble upon lagu ini, terasa nyess banget.. duh gue banget ga sich.. dulu2 mana ngeh… so there it is.. I really need someone.. ternyata ga gue aja yang merasa bgini ya.. secara gue tu Alhamdulillah teman banyak, sodara ada, best friends asyiik.. tapi tetep just missing it…
ALL THE LOVE IN THE WORLD (The Corrs)
I’m not looking for someone to talk to
I’ve got my friend, I’m more than O.K.
I’ve got more than a girl could wish for
I live my dreams but it’s not all they say
Still I believe (I’m missing) I’m missing something real
I need someone who really sees me…
(Don’t wanna wake…) Don’t wanna wake up alone anymore
Still believing you’ll walk through my door
All I need is to know it’s for sure
Then I’ll give… all the love in the world
I’ve often wondered if love’s an illusion
Just to get you through the loneliest days
I can’t criticize it
I have no hestitaion
My imagination just stole me away
(Still…) Still I believe
(I’m missing) I’m missing something real
I need someone who really sees me…
Love’s for a lifetime not for a moment
So how could I throw it away
Yeah I’m only human
And nights grow colder
With no-one to love me that way
Yeah I need someone who really sees me…
(Don’t wanna wake…) And i won’t wake up alone anymore
Still believing you’ll walk through my door
You’ll reach for me and I’ll know it’s for sure
Then I’ll give all the love in the world
(Don’t wanna wake up alone anymore…)
dan masih banyak lagi lainnya, di sini
Karena dia kamu
percakapan di telfon
louise : kmu ngomong gini kayak ngomong ama org laen
saya : klo sama org lain gak mungkin aku ngomong kayak gini
pagi2 udh gak enak suasananya.ya itu emang krn saya yg egois.saya emang gak punya extra kesabaran seperti yg louise punya buat saya.
louise manusia sabar yg membutuhkan extra kesabaran buat menghadapi manusia paling egois sedunia spt saya.
louise yang dulu selalu saya tolak keberadaannya karena ketakutan saya.ya..saya takut jatuh cinta.
louise yang gak pernah lelah memberikan supportnya buat saya untuk menyusun kembali kepingan puzzle hati saya.
louise yang di sela2 kesibukan kantornya selalu mencuri waktu untuk mendengar suara saya.
louise yang begitu punya banyak toleransi buat keanehan2 sifat saya.
louise yang skrg selalu membuat hari2 saya berwarna lagi.
argh…saya akan menjadi manusia paling bodoh sedunia klo saya menyia2kan seorang louise.
louise dimanapun kamu…thx for everything…thx for loving me that much
romantis....................... mau baca yang laen baca disini
|
|