This is a my personal page, thank's for visit

Sabtu, Desember 27, 2008

ya aku ingat

menanam kesabaran akan mengahsilkan buah yang sangat indah

iya hon aku akan tunggu kamu
akukan tepati janjiku
dan aku kan slalu sayang sama kamu sampai akhir waktu ku

hati ini terus berdegup kencang menanti kehadiranmu hon
tiap malam aku melihatmu tersenyum disisiku saat terbangun dan tertidur
membuatmu melepas seluruh bebanmu dipundakku
dan memberi kehangatan saat dingin malam menyelimutimu
i love u hon
i need u in my life

kamu ingat semua
mimpimu?
impianmu?
impianku?
dengan sekuat tenagaku aku akan wujudkan itu semua untuk mu

hon...
klo kamu merasa letih ingat aku!
klo kamu merasa kesepian ingat aku!
walau aku jauh disisimu aku akan slalu membuatmu nyaman
miss u much hon
i love u so much

Rabu, Desember 24, 2008

capek lagi

sudah ada di bali, tapi kaya biasa selalu disamperin pertanyaan yang itu-itu juga, aku coba menghindar ke rumah sodaraku, tapi sama aja, malah dijodoh-jodohkan.
Mang aku kambing ato sapi sampe perlu-perlunya di jodoh-jodohkan.
makanya aku malas ke bali.
kalo papaku gak sakit aja aku mungkin lebih memilih menemuimu hon.
sampe tanggal 5 januari, lumayan lama untuk diungkep,
aku akan cepet beranjak dari sini dan menemuimu hon.
tunggu aku ya
sayangin aku terus ya
luv u
inget ya
janjimu

Kamis, Desember 18, 2008

cinta

cinta...
cinta buatku adalah suatu perngorbanan yang dilakukan dengan ikhlas dan tanpa pamrih
cinta buatku adalah suatu sikap hingga timbul kasih sayang
cinta adalah anugerah dari tuhan yang unik

unik mengapa?
dia tidak bisa diraba tapi bisa dirasa
dia tidak berwarna tapi dia mewarnai
dia tidak berbau tapi dia wangi
dia tidak kuat tapi memberikan kekuatan
dia tidak dapat disentuh tapi dia dapat menyentuh

80% pria berkata cinta itu adalah nafsu
40%wanita berkata cinta itu adalah nafsu

nafsu itu bukan cinta tetapi saitan yang empengaruhi otak manusia untuk berpikir kotor tentang apaun lawan jenisnya/pasangannya

kalian tahu bahwa cinta tulus/sejati datang disaat anda menjadi:
-kuat
-semangat
-pengertian
-pasrah
-ikhlas
berdasarkan survei
69% pria mengatakan iya,31%mengatakan tidak
96%wanita mengatakan iya, 4%mengatakan tidak

long distance bukan suatu hubungan yang rumit untuk dijalani,
1. saling percaya
2. jujur
3. janji pada diri sendiri
4. beriman
itu yang harus dilakukan dalam hubungan long distance, memang ada yang bilang itu tidak mudah kenapa karena main seting anda sudah berfikir bahwa itu sulit dilakukan maka tubuh anda pun akan sulit melakukan
tapi bila berfikir tidak ada yang susah bila kita mencobanya, berat itu memang resiko dalam bercinta,jadi ingat ga ada yg mustahil didunia ini

begitu juga aku karna kau akan jadi km hon milikku selamanya hingga aku mati
i love u hon

thx god

terima kasih tuhan......
kau membuat hati ku tenang
tapi aku mohon pada mu tenangkan hatinya juga

za jgn diemin aku seperti ini

aaghh.....
kehidupan ku mengapa seperti ini
tuhan apa kau tak bisa membuat didunia ini
hanya ada aku dan moza

Rabu, Desember 17, 2008

1 BULAN

1 Bulan

Tepat hari ini hubungan aku dan dia satu bulan
tapi aku sedih,sakit,kecewa banget sama dia
karna mau memasuki hari jadi kami sebulan
dia percaya sama seseorang yang baru dia kenal dibandingin aku
dan cuma gara gara seseorang impian aku untuk hari ini indah musnah sudah

ya allah aku ga tau apa yg ku rasakan
jujur hati ini sakit banget dan sedih banget
aku akui aku sayang banget sama dia tapi kenapa sulit dia mempercayai aku

bukan hal yang mudah untuk aku menjalani hidup penuh penantian
tapi karna aku yakin akan sayang dan cintaku aku lakukan
penantian ini yang entah kapan berakhir

ya allah
banyak bahwa hubungan long distance itu ga pernah awet
tapi aku akan membuang image itu dengan kepercayaan dan kesetiaan image itu akan musnah

ya allah
kuatkan lah hatiku
yakinkanlah dia bahwa aku bisa dia percaya
yakinkanlah dia bahwa hanya dia yang aku sayang
yakinkanlah dia bahwa hanya dia yang aku cinta
yakinkanlah dia bahwa hati,jiwa dan raga ini hanya miiknya

ya allah
buatlah aku mengerti akan sikapnya saat ini
buatlah aku mengerti akan hatinya saat ini
buatlah aku mengerti akan pikirannya saat ini

agar apa yang aku rasakan saat ini
agar apa yang aku simpan saat ini
bisa mempertahankan aku bertahan
untuk berfikir positif padanya

ya allah
dihari yang sangat istimewa bagiku
jangan kau renggut cinta yang indah ini untukku
dariku hanya karna sesuatu yang tidak aku lakukan ya allah
biarkan aku rasakan cinta yang indah dan cinta yang sesungguhnya
hingga waktu habis

aku tau kondisi membuat aku tak tau kapan kau panggil aku
tapi ijinkan aku bila tak ada hari esok biarkanlah aku sekali melihatnya tersenyum hanya untukku ya allah

dengan kondisiku yang seperti ini aku tau
akan semakin dekat aku dengan mu ya allah

ya allah engkau tau betapa dalam rasa sayang dan cintaku ini untuknya,andai dia tidak menginginkn rasa ini biarkan aku bawa kesisi mu ya allah dan akan ku kembalikan langsung padamu

17 november 2008
itulah hari dmn aku jd milikya
dan sekarang satu bulan sudah hubungan kami

za aku tak tau apa yg harus aku katakan sama kamu dihari jadi kita
tapi ya jelas aku sayang dan cinta sama dan itu ga akan pernah berubah
sampai waktuku tiba

I LOVE U hon


Selasa, Desember 16, 2008

huh kangennnnnn......
kenapa sih klo mau pergi/off ga pamit
,kan ga susah untuk melakukan itu,udah tau kangen tapi didiemin,dicuekin,beteeeeeeeeeeee......

katanya udah lama ga ol tapi giliran ol diginiin
iya memang dia mau pergi, klo pamit jg ga nahan koq toh dia punya tugas
udah hp ga ada 1 pun hhhhhhhhhhrrrrrrrrrrrrr.............
pusing..........

liat ja nanti klo ketemu abis aku eksekusi hehehe
ga akan dikasih kesempatan lepas dari aku

saat ini cuma kesabaran yg aku punya
makin hari aku merasa kamu semakin dekat
disisi hon,

bangun tidur

ups sudah setengan tiga, aku ketiduran setelah kehujanan saat mencari kado untuk acara tujar kado di sekolah besok lusa.

Bangun - menyalakan - kompi - selama booting ke belakang nyari makanan kecil (ups aku gak punya cadangan makanan kecil, padahal perut ini lapar sekali karena belum makan malam) - balik lagi ke kompi - google chrome - masuk ke dunia perempuan - untuk perempuanku - blognya jupiter - nyalain YM (ah tadi ada icha, thank's ya cha dah baikan kok sorry tadi gak OL karena ktiduran)

Perutku mulai menjerit-jerit minta diisi - ambil telepon - halo tolong dikirim cepet ya dah lapar nih - membaca semua yang kubuka dan mencari di deretan list YM friend - gak nemu uang dicari - mulai kecewa

gara-gara ktiduran tadi aku gak ktemu smua terutama kamu. Gak bisa ngobrol, cium, dan semua hal yang menyenangkan yang bisa kita dapat (bener kan hon).

ahh makananku datang, sekedar mengisi perut dan mengobati kecewa.

Rabu, Desember 10, 2008

capek juga


badanku mulai berkeringat, lumayan capek me-link semua dengan gaya ini, tapi menyenangkan juga merasa sudah memiliki banyak kawan, (emang ya? ke GR-an) 

setelah capek mondar-madir surabaya bali ditambah akhirnya jatuh sakit, akhirnya aku melihat dunia ini sedikit berbeda (apa cuma di dunia maya?), warna-warni pelangi menerangi grlap malamku.

Sampai lupa menyapa dan menjawab telepon GF ku, maaf ya hon keasikan make laptop baru, jelek sih tapi lumayan aku bisa OL di sembarang tempat sekarang. 

miss u hon

jo

Label, Penting gak sih

Kamu butch, andro, atau femme? Kalau andro, lebih ke arah butch atau femme?

Di sini aku tidak akan membahas tentang definisi butch, andro, atau femme. Silahkan cari sendiri arti dari masing-masing “label” tersebut, hehehe. Pertanyaan di atas pasti sering kita terima atau bahkan kita lontarkan. Aku sendiri dulu sering mempertanyakan hal ini kepada setiap orang yang baru aku kenal. Begitu juga saat aku pertama kali berkenalan dengan Mei. Aku menanyakan hal ini berulang-ulang secara persisten, konsisten dan ten-ten lainnya, hehehe, sampai-sampai sepertinya Mei bosan menghadapi pertanyaanku yang satu ini.

“Kamu femme ya?”

“Kalau aku femme terus kamu langsung mau jadi pacarku, Jo?”

“Terus kalau aku andro atau butch terus kamu langsung kabur ya, Jo?”

“Cuma nanya kok. Aku ga pernah mempermasalahkan label dalam memilih pasangan, hehehe.”

Yups. Berdasarkan pengalaman dalam menjalin hubungan, hampir semua mantanku memang femme, dan ada juga yang andro femme. Tapi sekali lagi, saat cinta datang, label sepertinya tidak lagi menjadi hal yang penting dalam mengukur kecocokan hati satu sama lain.

Terus terang, aku sendiri tidak pernah tahu “label” apa yang cocok untuk menggambarkan diriku. Menyandang nama Jo, banyak yang berpikiran bahwa aku adalah sosok lesbian yang memiliki label butch. Dengan embel-embel jalan bergaya seperti jagoan, lebih senang memakai kaos, jeans, dan sandal jepit, belum lagi kalau nge-track  di atas motor dengan gaya Renegade, dan masih banyak lagi deh. Begitu tahu ternyata rambutku panjang dan aku manjanya keterlaluan, banyak juga yang bilang kalau Jo itu ternyata andro femme, halah!!! Cape dehhh.

Bagi beberapa sahabat yang sudah sempat bertemu muka denganku, baru deh mereka langsung protes, “Halah!!! Gaya lo aja kaya jagoan, Jo! Kalo udah manja, elo malah ngelebihin femme deh!”. Bahkan ada beberapa sahabat yang bilang,“Jo, coba deh elo ga usah jalan-jalan. Duduk manis di belakang meja. Tapi duduknya jangan nyilangin kaki. Femme habis deh lo!” Gubrakkkks!!! Masa aku harus duduk diam kaya patung seh!

Begitu juga saat aku memiliki kesempatan untuk berlibur kemarin bersama beberapa sahabat dekat. Dengan menghabiskan beberapa malam bersamaku, tentu saja mereka jadi lebih tahu siapa sebenarnya Jo. Oh, ternyata Jo itu walaupun tidak pernah make-up tapi rajin cuci muka (Ya iyalah secara biar tetap kinclong). Oh, ternyata Jo itu kalau turun dari mobil selalu sisiran (masa iya rambutku yang panjang dibiarkan awut-awutan kaya kunti). Oh, ternyata Jo kalau habis mandi terus cuma dibalut handuk ternyata seksi juga ya (hehehe, yang ini kayanya ga ada hubungannya ama “pelabelan” sih, hehehe). Apalagi saat mereka berhari-hari terpaksa mendengar obrolanku dengan Mei melalui telepon, semakin seringlah mereka menganggapku telah “translabel” dari andro menjadi femme, hehehe.

Translabel? Mungkinkah terjadi pada seorang lesbian?

Menurutku, secara fisik mungkin hal ini membutuhkan niat yang sangat besar bagi seseorang untuk mengubah penampilan fisiknya. Sebagai contoh, seorang sahabat lesbian yang sebelumnya selalu bergaya layaknya seperti seorang pria, rambut pendek habis, dada di bebat, sepatu model maskulin, dan segala atribut lain yang kalau belum kenal siapa dia, aku tidak akan bisa menebak dia itu sebenarnya wanita. Suatu hari dia diminta oleh sahabatnya menjadi bride’s maid di hari pernikahan sang sahabat. Alih-alih merasakan kepanikan, dia dengan bersemangat berusaha mengubah image yang sebelumnya “cowok” habis menjadi “cewe tulen”. Rambutnya yang pendek mulai dibiarkan memanjang, rok dan high heels yang selama ini menjadi musuh mulai menjadi sahabat, nahhh yang terakhir penuh penderitaan kayanya secara dia mulai belajar mengubah cara jalannya yang gagah menjadi lebih gemulai, hehehe.

Singkat cerita, beberapa bulan sejak terakhir kami bertemu, dia meminta waktuku untuk nongkrong di kafe langganan kami. Surprise!!! Aku tidak langsung mengenalinya. Dia berubah drastis walaupun tidak 180 derajat. Aku sangat salut terhadapnya. Bukan karena demi sahabatnya dia rela mengubah dirinya lho. Tapi dia benar-benar berubah karena dia ingin. Niat dan semangatnya patut dijadikan teladan deh, hehehe.

Lalu, bagaimana dengan translabel secara non fisik?

Sekali lagi ini menurut pendapat pribadi, seorang lesbian entah dia menyandang label butch, andro, atau femme dengan sub kategori lainnya tetaplah seorang wanita. Wanita tetaplah seorang wanita yang memiliki kadar pemikiran yang menggunakan perasaan lebih besar daripada logika. Yeah, walaupun tidak sedikit wanita yang secara seimbang bisa menggunakan keduanya. Se-butch apapun dia, sifat-sifat feminin tetap melekat pada diri seorang wanita. Sifat lembut dan perasaan ingin dimanja dan disayang akan selalu ada. Jadi sepertinya translabel non fisik tidak berlaku saat kita bicara tentang wanita, hehehe.

Dalam dunia lesbian yang subjeknya adalah seorang wanita, label menjadi sesuatu yang tidak bisa dibakukan. Saat kita mengenal seseorang melalui jendela hatinya, saat itu pula label menjadi hal yang sangat tidak penting untuk dilihat. Aku sendiri lebih memilih untuk mengenal seseorang melalui kepribadiannya. Penampilan butch, andro, atau femme tidak menjadi jaminan bahwa kepribadiannya akan mencerminkan fisik dan penampilan luarnya. So, masih penting ga seh mikirin label??? ;-)


mau baca tulisab jo yang lain?....baca di sini

jupiter

Perjalanan Persahabatan Sembilan
(Jimbaran Candle Light Dinner)


Menurut buku yang pernah aku baca, hidup ini mirip roda. Kadang di atas, kadang di bawah. Kata guru yang pernah aku dengar, hidup ini ibarat bola. Terus bergulir. Entah sudah berapa ribu kali mata serta telingaku membaca dan mendengarkan sebaris keyakinan itu. Ketika untuk pertama kalinya tahu, aku manggut-manggut kemudian geleng-geleng, antara percaya dan setengah bertanya-tanya tapi untuk selanjutnya aku hanya manggut-manggut karena malas ribet. Mau mirip roda, kek atau disamakan dengan bola, nek. Yang terlintas dalam pikiranku saat itu hanya benda yang sama bentuknya yaitu BUNDAR alias BULAT alias LINGKARAN. 

Malam ini entah awalnya kebentur benda apa atau kesambet setan pintar dari mana, mendadak otak yang lebih sering bebal daripada encernya ini kembali mempertanyakan dua keyakinan atau pandangan hidup yang hampir serupa tapi sebetulnya tidak sama itu. 

Mengapa orang selalu memandang hidup ini identik dengan satu benda yang berbentuk lingkaran atau bundar atau bulat? 

Roda dan bola merupakan benda yang berbentuk bundar yang kalau sudah menggelinding, tanpa ujung dan tanpa akhir. Sementara menurut isi kepalaku yang lagi kritis ini, hidupku sendiri seperti tangga atau perosotan. Untuk mencapai satu tujuan aku harus menaiki tangga itu satu persatu atau bahasa yang lebih tepatnya lagi setahap demi setahap dengan sangat hati-hati, karena apabila ambisiku sedang menutupi logika tak jarang aku langsung melompat dan berlari cepat sehingga tuh tangga sering ngambek dan mendadak berubah bentuk menjadi perosotan yang kayak di taman kanak-kanak, meluncur turun dan membuat aku terpuruk lagi di dasar tangga. (
TAPE DEEEEH...

HALAH! Kenapa jadi ngebahas roda, bola, tangga dan perosotan? Tiga malam kemarin niatnya aku lagi pengen ngelanjutin cerbung tapi gak tahu kenapa tiap mulai ngetik malah jadi lari nyeritain kunti, semar mendem dan kurcaci. Saking kebanyakan yang pingin di tulis kayaknya neh, malah jadi ngaco binti ngawur begini. (
*Jaka Golok bawa Sembung, kalo dah goblok pasti kagak nyambung)

FOKUS-FOKUS!!! 
JIMBARAN... 
MAKAN MALAM...
REMANG-REMANG...
CANDLE LIGHT DINNER?
WUIIIIIHHH... 
AJIP BANGET DAH!!!

Makan malam di Jimbaran selalu menjadi perjalanan yang sangat menarik buatku dan semua sahabat. Biarpun pada dasarnya aku bukan orang yang gemar jalan-jalan kuliner dan berburu makanan AJIP ke setiap tempat seperti yang menjadi kegemaran beberapa sahabat, tapi kalo ke Bali tanpa mampir ke Jimbaran? Gak seru banget lah, yaw! 

Secara gitu loh, makan malam di pantai dengan menu beragam ikan segar yang masih hidup dan siap untuk di bantai dengan pemandangan samudera yang luas terbentang, di payungi lembayung senja yang perlahan tenggelam, diterangi bias cahaya rembulan dan bintang-bintang serta sedikit dibantu penerangan pelita malam, di iringi deburan ombak serta musik pantai yang dibawakan oleh para musisi lokal yang mampir dari meja satu ke meja lainnya dengan suguhan senyum ramah ketika pada akhir lagu kita merogoh kantong dan menyerahkan beberapa lembar ribuan. (*Cieeee... bahasanya? Puisi bangeeeeet

Sungguh! Makan malam di Jimbaran ini betul-betul merupakan momen yang sangat romantis dan hanya bisa aku temukan di pulau dewata ini. (
*ini bagiku ya, masalahnya kantongku masih terlalu dangkal kalo mesti merogoh lebih dalam hanya demi selembar tiket liburan di Hawai atau di pulau-pulau indah lainnya. Belum cukup makmur, bow!).

"Pada mandi dulu gak, neh?" tanyaku gak biasanya ikutan ribet begitu acara check in yang kedua kalinya serta angkut-angkut bawaan masing-masing sudah selesai. 

"Gak usah lah, nanti kemaleman. Kita kan cuma mau ngisi perut doang bukan mau tepe-tepe sama kunti sekseh." Jawaa...b siapa ya? lupa euy! Sinyo apa Jo sih yang jawab pertanyaan gak pentingku itu? (
*Alzhemeir mode on)

Singkat cerita tanpa ada acara merawanin dulu 
bathtub plus showeryang sebetulnya sangat menggoda itu, kami bertujuh langsung berserabutan keluar untuk memanjakan kembali ternak-ternak di perut kami yang gak pernah ada rasa kenyangnya ini. (*beruntung aroma alami kita terawat semua ya, jadi pas empet-empetan lagi di mobil gak ada yang mendadak kayak orang lagi ngidam. Gak kebayang deh kalo waktu itu ada yang BB, kqkqkq...)

Tanpa ibu suri yang sebelumnya sudah diantarkan kembali oleh Cipcan yang pastinya diiringi tangisan bombaynya Sinyo ke pelukan sang empu malam, juga tanpa keikut sertaan pasangan kembar dempet Lobin dan madunya yang malam itu lebih memilih hantam-hantaman di kamar dengan alasan keduanya lagi terserang virus meriang. Kami berenam di bawa kabur menuju Jimbaran oleh sang Supri preman yang kalau bawa mobil ugal-ugalannya ngalahin supri metro mini yang lagi ngejar setoran. 

"BELAKANG KAMMBIIIIIIIIINK!!!" Teriakku dan Jo setiap kali Sinyo sengaja menancap gas begitu menemukan jalanan yang agak sedikit bergelombang. Sementara Sinyo menanggapi teriakan aku dan Jo yang duduk paling belakang dengan hanya melirik melalui kaca spion depan, mencibir kadang menjulurkan lidah sambil tak pernah lupa memamerkan cengiran biawaknya. Badung banget gak, sih? (
Kalau saat itu penumpangnya lagi pada bunting kagak perlu pake acara manggil dukun beranak ato bidan lagi, di jamin 1000% tuh orok bakalan brojol di mobil. Bebas hambatan banget pokoknya mah kalau biangnya jahil yang lagi bawa mobil)

Begitu tiba di pelataran parkir Jimbaran, alih-alih bisa memandang keindahan munculnya sunset yang gak pernah bosan selalu aku abadikan, saat itu kedatangan kami hanya disambut oleh sisa-sisa bias kuningnya saja serta cahaya lembayung yang tinggal beberapa menit lagi hampir meninggalkan senja. 

Walau dalam hati agak sedikit kecewa tapi apa mau di kata, pengganti sunsetpun belum lagi tiba dan saat itu ia masih terjebak dalam acara ramah tamah pesta keluarga di pulau tetangga. So, begitu berhasil melepaskan diri dari mobil goyangnya Sinyo, kami langsung menyerbu sebuah kafe yang menurut guide andalan kami, Cipcan si ratu kuliner merupakan kafe yang paling nyaman dengan menu dan paket harga yang sangat spesial. 

Bagaimana gak special? murah meriah banget, bow! Bayangin aja, makan malam berenam dengan aneka menu yang segala di pesan sampai membuat meja kami kelebihan muatan. Kalo di ibaratkan metro mini yang selalu bikin macet jalanan di ibukota, saking penuhnya tuh meja makan sampai miring ke kiri dengan kaki meja yang persis di depanku amblas di pasir pantai. 

Aneh bin ajaibnya, biarpun sebelumnya kami semua sudah kekenyangan setelah mengganyang habis nasi campur kedewatan. Malam itu makanan yang ngampar di meja bisa ludes-des-des-des... bersih sebersih bersihnya, sampai waktu berdiri mau pulang kami semua hampir dibuat gak bisa jalan karena kekenyangan. (
*Hahahaha... kemarin itu, maruk apa lapar kita, yak?!

Dan yang tambah bikin kami terbengong-bengong lagi ketika pramusaji reseh yang sempet bikin kami gedek karena hobi ngupingnya yang gak tau etika itu menyodorkan bon yang nilainya gak sampe ngabisin tiga lembar uang seratus ribuan. Gila! rasa kenyang dan rasa puas kami yang tidak ternilai itu, hanya seharga tiga lembar seratus ribuan, itupun masih dikembalikan beberapa lembar uang sepuluh ribuan lagi oleh kasirnya. (
*Ada yang lebih murah meriah dari 'ROMANS CAFÉ' di Jimbaran? Kalo ada tolong kasih tahu kami, biar pada kesempatan berikutnya kami serbu tuh tempat makan AJIP rame-rame

*Kagak tahu berapa sesi lagi bisa kelarnya neh cerbung...*

***

PS: Berhubung yang kami bahas di sela-sela makan malam di Jimbaran waktu itu tumben-tumbenan cukup serius yaitu seputar sharing pengalaman antara emak-emak dengan L single. Jadi mahap-mahap kata neh, aku juga mendadak lupa detail obrolan kami waktu itu apa saja. Kalo ada yang masih penasaran bisa menghubungi suhu kami di sini ==> Tempat semedinya MAHA GURU

*** 

Bahagia itu....

Hidup dengan harta berlimpah atau melarat setengah mati, sehat walafiat atau terbaring di rumah sakit, bisa makan di restoran mewah atau makan nasi-kerupuk, tinggal di rumah jutaan dolar atau di kontrakan sederhana yang bayarnya pakai ngutang, menikah atau tetap melajang di usia 'kepala tiga lari-lari'. 
Menurutku, kebahagiaan tidak ditentukan oleh itu semua.

Well... mungkin pandanganku tentang arti kebahagiaan sedikit berbeda. Entah benar entah salah, namun bagiku kebahagiaan bukanlah sesuatu yang harus dikejar karena kebahagiaan timbul dari hati serta pikiran yang senantiasa bersyukur.

Bahwa kesempurnaan bukanlah esensi hidup yang sejati. Bahwa keindahan sebuah tujuan terletak pada proses yang diperlukan untuk mencapainya. Bahwa saling menghargai, menghormati dan menerima adalah substansi yang tidak terelakkan, sekaligus parameter kedewasaan yang sesungguhnya, karena ketika kita bisa membuka hati untuk melihat perbedaan tanpa menghakimi, pada saat itulah kita betul-betul telah mengerti arti kehidupan.

Aku bersyukur untuk setiap orang, setiap perkataan dan perlakuan, baik yang sengaja maupun yang tidak disengaja ditujukan kepadaku, selalu membimbing langkahku untuk terus belajar menjadi manusia yang lebih baik dari waktu ke waktu, mendorongku untuk terus belajar mengenal kebenaran hakiki yang mungkin selama ini telah luput dari pemahamanku atau mungkin sama sekali tidak pernah aku ketahui...

Terima kasih banyak kepada semua sahabat yang selalu 'ada' 
di kala senang maupun susah, di kala sehat maupun sakit, 
di kala maya maupun nyata.
Sungguh, aku sayang kalian semua...

(Jupiter doc/dalam aura penuh syukur/25Nov08)

dan banyak kisah jupiter lainnya di sini

ika




Dan banyak lagi karya ika di sini

icha

SURAT BUAT KEKASIHKU

Selamat malam kekasih....
Baringkanlah tubuhmu di pembaringan cintaku
Lepaskanlah lelahmu dalam rengkuhan kasihku
Biarkan semua rasamu ada dalam degup jantungku

Selamat tidur kekasih....
Aku kan selalu menjadi nafas kehidupanmu
Aku akan terus mewarnai hari2mu
Aku kan menjadi payungmu saat terik membayangimu

Saat ini kekasihku....
Hanya malam yg setia menemaniku....

thursday, april 12, 2007

HANYA KENANGAN

Jika tiap detik 
Aku masih menangis......
Sudah relakah aku???????

Aku memang tidak mengingat dirimu lagi
Terlalu dalam luka yg kau torehkan utkku
Sampai terasa di tiap inchi persendianku
Dan ku tau itu takkan
pernah akan bisa hilang
Walau waktuku telah habis nantinya

dan masih banyak lagi curahan hati icha di sini

grafiti kata

Siapa yang Ulang Tahun

Jauh-jauh hari sudah kuhitung hari ultah Si Yayang. Telah kusiapkan beberapa ide untuk hadiah ultah buatnya. Beberapa bulan lalu, di siang bolong…sempat aku keceplosan…”Say..tunggu aja ya. Aku udah siapkan kejutan buat ultah kamu.”

            “Kejutan apa?” tanyanya kenes, seperti biasa.

            “Ada deh….” Jawabku.

            “Kamu mau mengunjungiku di hari ultahku?” Yayang nembak.

            Ups. Jantungku hampir copot. Mengunjungi dia? Duh, mission impossible…kaleeee!!! Kalo dah kayak gini, aku langsung angkat tangan deh. Say…yang satu ini, mustahil dah kulakukan untuk kamu…aku jadi bersedih. Hiks.

            “Gak-lah..Say. Aku kan gak bisa kunjungi kamu,” jawabku dengan nada memelas.

            “Lalu, kamu mau naik kapal terbang, terjun dari pesawat, lalu berikan aku sekotak coklat?” tanyanya lagi. Duh…lagi-lagi ini mission impossible. Gara-gara tulisanku yang mengumbar janji keromantisan..gini deh jadinya, ditagih ama si Yayang! Mesti dibuktiin! Susah emang ama tukang tagih satu ini..ngalah-ngalahindebt collector!!!

            “Gak…Ada aja deh,” aku menciptakan suara yang merayu debu. Bikin-bikin penasaran gitu. Yayang nyerah. Dia gak mau nebak-nebak lagi. Trus, dia mengalihkan pembicaraan. Sok cuek, gitu.

            Akhirnya, setelah chating ama beberapa teman, aku dapat ide. Aku buat slide berisi foto-foto Yayang, keluarga serta sekondan temannya. Tapi…ya ampyuuun….hasil designku payah banget deh! Akhirnya, aku minta tolong Jupe si dukun kompie untuk membantu. Maksa-maksa dikit, tentunya. “Pokoknya, kamu mesti bikin si suhu menangis bombay setelah lihat slide-nya!” pesanku galak. Idih!. Yah…namanya juga murid, kan mesti berbakti ama gurunya! Hehehehe…Dalam semalam didukunin ma Jupe dengan jampi-jampi lengkap dengan menyan dan kembang tujuh rupa, jadilah itu slide. Ditambah dengan menembak Candra buat kirim-kirim lagu yang pas, slide itu rampung, meski sedikit maksa…hhihihihi.

            Lucunya, pas ngedit dan aku tambahin lagu, Yayang selalu mendengar lagu-lagu yang kuputar. Dia ikut menyanyi, malah ikut sibuk mencarikan lagu-lagu kesayangannya. Tapi sayang, lagu Reihan kesayangan Yayang tidak bisa masuk ke slide berhubung hanya bisa diputar lewat internet. Yah..sudahlah. Aku sudah berbuat maksimal. Meskipun slide itu jauh dari sempurna, yang penting Yayang termehek-mehek….(pokoknya aku suka kalo berhasil me-mellow-kan Yayang..hihihi).

            Dengan semangat 45, aku kirim deh tuh slide. Udah jalanan becek…pake ojek..aku terbang dah ke kantor TIKI, lengkap dengan jas ujan, aneka ragam tas plastik buat melindungi tuh CD kesayangan supaya gak kesiram air hujan. Untung Mbak di TIKI baik dan cakep..lumayanlah buat menghiburku yang menggigil kedinginan seperti Si Gadis Kecil Korek Api itu loh!

            Namun apa lacur, alih-alih me-mellowkan Yayang..yang ada justru aku yang jadi uring-uringan gara-gara CD itu gak bisa dibuka di kompie dan laptop Yayang. Pas aku lagi sutrisno ama tuh CD, eh…gak taunya Yayang lagi melenggang ke rumah tetangga…kendurian! Ampuuuunnn…!!! Yang ada aku grecokin Jupe dan Candra lagi. Mengeluh berlembar-lembar.

Besoknya, aku lagi-lagi menangis bombay. Sulungku sakit dan positif typus, padahal aku dah berencana menemani si Yayang seharian di telepon ampe jontor dah tuh mulut. Ih, kok bisa seh nasib Donald Bebek jadi pindah ke aku? Hiks. Yang ada aku jadi mellow, uring-uringan dan PMS gak keruan juntrungnya deh….

Begitulah…rencana keromantisan berubah sekian puluh derajat akibat lagi apes-pes. Mellow bertubi-tubi. Huh…aku emang pelempuan tak belguna..hiks….hiks…hiks…

            Untung kemarin malem ada Henidar Amroe muncul di layar Trans-TV..yah, lumayanlah menghibur hati. Lucu aja ngebayangin itu adalah Yayang lagi pake wig model rambut bob….kekekeke. Siang tadi, kugodain Yayang yang keGRn merasa diri mirip ama Henidar. Iya..Say…kamu tuh mirip Henidar…Henidar yang adonannya bantet! Kekekeke Say…aku dah gak mellow lagi (tapi masih jayus loh!). I love you, Sayyyyy!!!

dan banyak lagi dari grafiti kata di sini

grey sebastian

Queer as Folk Beijing

Sejak aku belum tiba di Beijing, aku memang sudah mencari-cari LGBT Community seperti yang aku ikuti di Jakarta. Akhirnya aku menemukan satu community yang disebut BGLAD. Aku join di milist mereka. Dan 2 hari yang lalu aku mendapat undangan untuk datang ke acara kongkow mereka, di The Boat, sebuah Bar di daerah Sanlitun.

Tadinya aku ragu untuk datang. Dari asramaku ke daerah Sanlitun sangat jauh sekali. Dan di undangan ditulis acaranya akan dimulai pukul 21.00. Aku tidak mungkin mengajak teman-temanku, yang tidak tahu apa-apa tentang aku, ke acara itu. Tapi untuk datang sendiri aku juga malas. Temanku yang satu community di Jakarta, tadinya belum tentu ikut. Tapi kemarin sore, temanku itu tertarik juga untuk datang. Jadilah kami berdua-duaan mencari dimana The Boat itu berada, dengan hanya mengandalkan secarik alamat yang bertuliskan huruf-huruf dalam aksara China dan peta kecil dari Starbuck Café.

Setelah berjalan cukup jauh dari station kereta terakhir, akhirnya kami tiba di daerah Sanlitun. Ternyata dia daerah itu sepanjang jalan café semua. Dan di dekat situ ada sungai kecil yang cukup indah dan terlihat sekali kalau sungai itu dirawat dengan baik. Di sungai itulah Bar The Boat terletak. The Boat itu sendiri bukan hanya sekedar nama tapi memang Bar kecil yang dibuat di dalam Boat.

Awalnya kami sempat ragu untuk masuk ke dalam. Karena The Boat itu sangat sepi sekali. Seperti tidak tampak akan adanya pertemuan Queer as Folk. Beberapa bule yang terlihat masuk ke dalam The Boat juga berpasang-pasangan, lelaki – perempuan.
Karena kami merasa salah acara, tadinya kami memutuskan akan pulang tapi sepertinya Tuhan ingin menghapuskan rasa penasaran kami. Tepat saat kami ingin pulang tiba-tiba turun hujan lebat dan kami tidak ada yang membawa payung. Jadilah kami masuk ke The Boat untuk menunggu hujan reda. Masuk ke dalam Bar yang Free Entry tidak mungkin kami bisa duduk-duduk tanpa memesan minuman. Dan Whisky Cola menjadi pilihan untuk menemani malam kami yang melelahkan karena berjalan jauh.

Tapi tidak lama setelah kami memesan minum. Ada seorang wanita berdiri dan berbicara dalam bahasa Inggris kepada semua pengunjung untuk memperhatikan Slide yang akan diputar. Dan slide itu ternyata tentang Queer as Folk Beijing. Berarti semua pengunjung Bar itu memang anggota dari BGLAD. Itu juga berarti kami tidak salah tempat dan tidak salah acara. Bule-bule yang masuk berpasangan tadi juga ternyata sama-sama gay dan lesbian.

Sayang semalam kami gagal bertemu dengan ketua dari BGLAD tersebut. Sehingga kami tidak berkenalan dengan para anggota yang lain. Tapi itu tidak membuat kami kecewa. Kami yakin akan ada kesempatan lain untuk berkenalan dengan para LGBT di Beijing ini.

dan banyak pengalaman grey lainnya disini

eshiika


it's addictive by ~eHSiiCa on deviantART


s i n n e r by ~eHSiiCa on deviantART


your cheatin' heart. by ~eHSiiCa on deviantART


let's play by ~eHSiiCa on deviantART


since you've been gone by ~eHSiiCa on deviantART

Life without you is not life,
but a nightmare..
A nightmare that eats my skin little by little,
A nightmare that pricks my soul until I feel no more,
Life is not life, without you..


:: Model: Vika
:: Location: CP 6/8



wow keren kan, dan masih banyak lagi di sini

edith weddel

Lesbian dan Dosa :
Sabda Tuhan atau Konstruk Sosial?

Aku teringat saat seorang teman partner yang sebenarnya dianggap sebagai abang sendiri [berhubung label beliau butch dan kebetulan usianya diatas aku dan partner] – merespon perkataanku saat aku aku melihat seorang perempuan heteroseksual [aku bisa mengatakannya hetero karena aku tahu ia memiliki pasangan laki-laki] yang penampilannya bisa dibilang ke-butchiebutchie-an, kalau tidak bisa dibilang sebagai butchie banget. Aku spontan mengatakan, “Ada kemungkinan jadi lesbian nih bang,” dengan nada suara yang bercanda. Dia seketika merespon, “Hush!! Ga boleh begitu! Jangan nge-belok-in anak orang ah! Dosa itu!”. Aku seketika juga berjuang keras untuk mengendalikan tawaku yang sudah menyentak-nyentak dari dalam minta dikeluarkan. Dan berhasil. Aku hanya menanggapi jawaban teman partner dengan senyum simpul yang amat sederhana, berhubung agak susah kalau harus diskusi pankang lebar dengan beliau karena perspektif yang digunakan sudah berbeda dari awal. Beliau dengan sudut pandang agama, yang bagiku normative habis-habisan, sampai kadang membuat kesadaranku megap-megap sendiri karena pedalamanku yang tidak bisa berhenti untuk cekikikan mendengar lontaran-lontaran pendapatnya yang melulu mengatasnamakan moral dan Tuhan.

Aku sedang tidak mendiskreditkan kepercayaan apapun karena aku sadar bahwa tiap orang memiliki caranya sendiri untuk menafsirkan sebuah ide, yang dari dulu hingga sekarang tidak berhenti untuk diperdebatkan bahkan dikambinghitamkan : ide tentang Tuhan. Tapi aku harus mempertanyakan kembali ketika seseorang telah berpikir, atau setidaknya terbersit di kepalanya, bahwa menjadi lesbian berarti berasosiasi dengan dosa.

Pertama, karena menjadi lesbian adalah sebuah pilihan bebas dan sadar [jangan pernah sekali-sekali mengatakan bahwa kamu menjadi lesbian secara tiba-tiba, alias tanpa kamu sadari!] walaupun ada yang mengatakan bahwa menjadi lesbian adalah given karena ternyata ada penelitian secara genetis terhadap saudara kembar. Bahwa jika salah satu kembarannya adalah homoseksual, maka 70% dapat dipastikan bahwa kembaran yang lainnya juga adalah homoseksual.

Kedua, Tuhan – jika memang ada – telah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna dibandingkan makhluk lain. Mulai dari kemampuan otak yang luar biasa sehingga banyak orang yang awalnya dianggap tidak ada apa-apanya telah menjadi ilmuwan atau komponis besar yang karya-karyanya diapresiasi masyarakat dunia.

Lantas jika Tuhan menganggap – berhubung aku bukan Tuhan dan tidak punya kemampuan untuk membaca pikiran Tuhan – bahwa lesbian adalah dosa, pertanyaanku kemudian, kepada manusia yang katanya ahli dalam persoalan agama, karena lagi-lagi aku belum pernah bisa berkomunikasi dan bertanya langsung pada Tuhan, adalah kenapa Tuhan tidak menciptakan satu identitas seksual saja? Kenapa Tuhan membiarkan keberagaman seksual terjadi di semesta dan isinya yang Dia ciptakan sendiri?

Aku sedang tidak berusaha mencari-cari kesalahan. Aku hanya sedang bertanya, sebuah upayaku untuk memenuhi rasa ingin tahu sebagai manusia. Satu hal yang aku pahami benar. Bahwa kita suci, yang adalah sabda Tuhan, tidak mampu berbicara pada manusia. Jadi, manusia sendirilah yang menafsirkannya. Bahkan ada yang sampai melegitimasinya dalam bentuk norma-norma, yang sering kita jumpai di sekitar kita; norma agama, sopan santun dan kesusilaan. Kesemuanya mengerucut dalam cap moral, dan ini berarti juga moral yang diinginkan Tuhan. Masalahnya adalah norma-norma tersebut tidak dapat diperbaharui alias rigid dalam rangka menjaga kemurnian ajaran Tuhan. Sedangkan ternyata realitas homoseksual, termasuk lesbian, luput dari norma-norma social yang telah ada padahal kisah homoseksual telah diceritakan dalam Serat Centhini di Jawa, termasuk tradisi warok dan gemblak yang memuat unsur homoseksualitas. Berarti ada yang belum diakomodasi dalam norma sosial selama ini, jika tidak mau diprasangkai bahwa ada yang ditutup-tutupi atau disembunyikan selama ini.

Belum lagi dikalangan lesbian sendiri yang masih membiasakan istilah “belok’ menjamur di mana-mana. Bagiku, setiap kata merepresentasikan makna dan efek psikologisnya masing-masing. Pertanyaan sederhanaku, “Memangnya kita belok dari apa?”. Istilah belok malah memberi kesan sebagai hal yang menyimpang dari apa yang sudah ditetapkan sebelumnya. Aku sendiri tidak berpikir bahwa kelesbiananku sebagai hal yang menyimpang. Menjadi lesbian bagiku berarti sebuah pilihan dengan siapa aku merasa nyaman dan berbagi kebahagiaan, sama seperti mereka yang heteroseksual yang memilih untuk mengecup bahagia dengan pasangan lawan jenisnya.

Aku hanya ingin mengatakan bahwa jangan pernah merasa bersalah ketika kita tertarik pada perempuan heteroseksual dan ternyata perempuan tersebut tertarik juga terhadap kita. Istilah yang sering dipakai oleh banyak lesbian – dan lagi-lagi aku benar-benar tidak mentolelirnya – yaitu ngebelokin. Seakan-akan para pengguna istilah ini mengaminkan bahwa lesbian adalah penyakit dan itu menular. Aku bukan seorang pesakitan hanya karena kelesbiananku! Dan aku tidak perlu vaksin agar aku bisa sembuh, karena aku sama sekali tidak sakit. Aku malah berpikir orang-orang yang selalu mengatasnamakan Tuhanlah yang perlu vaksin, sekedar untuk menyentik telinga mereka karena terlalu hanyut dalam akting mereka sebagai Tuhan sehingga sering lupa bahwa peran mereka sebenarnya adalah sebagai manusia – tidak lebih dan tidak kurang.

Aku hanya menginginkan sebuah ruang tanpa batas dimana yang tampak adalah memang yang sepatutnya tampak. Tanpa ada pretense untuk menutupi, terlebih memanipulasi. Dan aku tengah hidup – tumbuh dan berkembang – dalam ke-apaada-an tersebut. Menggelinding di semesta ketidakteraturan. Bertanya dan berkontradiksi. Sebagai lesbian. Sebagai perempuan. Sebagai manusia.

Aku akan selalu bangun dan terjaga dengan memandang langit yang seakan berisi, tapi juga seringkali terasa kosong dan kering. Tapi dari dua pemahamanku tentang langit, aku masih sering bertanya tentang kedalaman dan ketinggiannya dengan mata berbinar. Dan oleh karena itu aku belum letih-letihnya mencintai langit.

dan masih banyak pikiran cemerlang lainnya di sini

diantara 2 dunia

She

i knew her becoz she leave a comment in 1 of my posting,gave her email add.

I'm curious so i email her. She replied introduce herself as a married soft butch, have 2 daughters, live near me.

More curious,then we start to chat by sms. We saw our FS, she's a real butch, black sweet-item manis.

Almost 24hours always our time for sms.

Finally we met on last Saturday in November. And felt that maybe she's the 1.

Now, here we r, 4days after the 1st met, she's sleeping next 2 me.

We know our love life ahead will be much of obstacles..


Hmm, i'm not good bout grammar... ^_^
read more my diary 
in here

dhee

Kiss The Rain


Malam ini hujan menjumpai bumi.
Aroma tanah kering yang tersiram hujan menyeruak,
Aku mencium bau hangat.
Menatap air hujan yang berlomba menyirami tanah kering,
Ada kerinduan yang menyelip.

Aku tak pernah memikirkan kapan hujan akan hujan turun,
Malam ini, hujan turun tiba-tiba…
Aku pun tak pernah memikirkan kapan seseorang akan datang,
Seperti hujan malam ini, engkau pun datang tiba-tiba…
Datang dan memenuhi ruang hatiku.

Menciumi hujan turun,
mengingatkanku akan hujan ciuman cintamu.
Aku kehilangan kata-kata ku ketika mendengar hujan ungkapan hatimu.

Merasakan tetesan hujan turun,
Aku ingin meneteskan kebahagiaan dalam hidupmu.
Seperti hujan yang hanya memiliki air untuk bumi,
Aku hanya memiliki diriku untuk dirimu.

Sesederhana hujan turun malam ini,
Begitu sederhananya dirimu.
Seperti segelas air yang jernih, hatimu terbaca jelas untukku,
Hati yang penuh cinta dan sayang.

Suatu ketika engkau berkata,
“Aku tidak akan mengatakan, belahlah dadaku..
maka engkau akan tahu seberapa besar cintaku padamu”.
“Aku ingin mencintaimu dalam keadaan hidup. Hiduplah bersamaku seumur hidupmu,
maka kamu akan tahu bahwa aku mencintaimu seumur hidupku”.

Kalimat sederhana,
Tapi aku tak mampu berkata-kata lagi.
Hanya ada sentuhan luar biasa di hatiku.

Hujan malam ini sudah menuntaskan hasratnya membasahi bumi.
Rasa rindu yang menyelinap, menyisakan senyum dibibirku.
Hatiku berbisik sederhana, “Aku mencintaimu kekasihku”.


masih banyak lagi tulisan seperti ini di sini

coretan via

Wishes

"I wish I can be slimmer"

"I wish she knew how I feel"
"I wish there will be no traffic jam"
"I wish it's not gonna rain today"

Does all that sounds familiar to you? Well, each of us has something that we wished for; every second, every minute and every hour of our lives. Big or small. Every wishes that we make are all in favor for a better, easier, and happier life.

Me myself too, made some wishes.. which I wanna share with you:
- Before I discover this marvellous L world, I kept on wishing I can find this special place where I belong, I kept on dreaming that someday I can meet people who is just like me. who is.. 
special.

- When I entered this world, I wish I can give back something to the community.. I wish I can help those people who have the same questions and confusions as much as I did. Those, who are looking for answers but can't find the way to it.

- When I finally have something that I can give, I wish that it can be helpful for everyone. I wish they can feel comfortable and happy. Thus, it will make me happy too.

- When I'm feeling hopeless and confused, I wish that I can get through the hard times and become a better person afterwards.

- When I fell in love with a girl, I wish she could just see what's inside of me, and she could've loved me the way that I loved her. I wish... she could be mine.

But things doesn't always happen exactly like what I'd wished for. Sometimes it's better, sometimes it's worse. No matter what, the wishes are always there.. giving me hope for a better life.

There's one story from a good friend of mine, which inspires me to write about "wishes":

It's about a 7 year old boy who found a magical necklace that can grant any wishes of the beholder. However, the wishes is like a time machine, it can only be done towards the future.

The first wish he made is, to become a teenager so that he can go anywhere and everywhere he wants without getting scold by his parents. *cring!*

He got it.. he is a free young man now. However, he is not satisfied. He wants to be an adult who has a stable job and making his own money. then again, *cring!* he got what he wished for. Now, he is a 30ish man and is married to a beautiful wife..

One day he was walking around the park and he sees a rich and successful man. He then thinks, "It's gonna be fun to be like that!" So, he made another wish. *cring!*

There, he became a 45 year old successful and rich man, and he had one grandchild. He enjoyed living in that life for a while. Until, he sees a much richer man who has many companies and doesn't even need to work anymore.

U guess? Yep! He made another wish to be a billionaire. *cring!*

In a blink of an eye, he became a 70 years old billionaire who owns many companies, a yacht and a private jet. He is happy at that time, and one day, he is travelling around the world in his yacht.

Suddenly, he feels so tired.. the body won't compromise. Most of his friends are old and dying. His parents and in-laws had passed away, so did his wife. His children are busy with their own lives. At that very moment, he realized he is alone and how lonely this world is. While, everything goes so fast, without him ever experiencing any ups and downs of his life. He got his wishes to easily and he took it for granted.


The moral of the story is: Life is a journey and it's not just a sudden loop from one dot to another.

---

Well, every step in our life, every wishes we made, every hope that we have inside our heart. 
Everything! makes our life worthwhile. Life is a journey, and every journey isn't always gonna be flawless, sometimes we have to get through an ugly and winding road to get to our destination. Sometimes it even feels scary, but hey.. you gotta make it somehow, cos there's no turning back. Time will never wait.

Oh, and yeah.. wishes do sometimes come true. So, becareful what you wished for! ;)

04.12.08 ~ via, wishing all the best for all of you

coretan via yang lain ada di sini

chubby gal

Stumbled Upon A Gem Stone

I see from a far… shining, smiling at me.. I smiled back..

aku mendekatinya dan meraihnya perlahan … aku menyentuhnya pelan, membelainya. Aku tak berani memeluknya.. belum berani, aku takut.. takut akan memecahnya..

but I will soon… I will try to find a way to hold her..  I will..

***********************************************************************


All The Love In The World

Seperti biasa, dipagi hari. Bagun tidur, nyalakan CD.. pagi itu gue muterin lagu the best of the corrs. Band favorit gue dulu, The Corrs. Eh pas stumble upon lagu ini, terasa nyess banget.. duh gue banget ga sich.. dulu2 mana ngeh… so there it is.. I really need someone.. ternyata ga gue aja yang merasa bgini ya.. secara gue tu Alhamdulillah teman banyak, sodara ada, best friends asyiik.. tapi tetep just missing it…

ALL THE LOVE IN THE WORLD (The Corrs)

I’m not looking for someone to talk to
I’ve got my friend, I’m more than O.K.
I’ve got more than a girl could wish for
I live my dreams but it’s not all they say
Still I believe (I’m missing) I’m missing something real
I need someone who really sees me…

(Don’t wanna wake…) Don’t wanna wake up alone anymore
Still believing you’ll walk through my door
All I need is to know it’s for sure
Then I’ll give… all the love in the world

I’ve often wondered if love’s an illusion
Just to get you through the loneliest days
I can’t criticize it
I have no hestitaion
My imagination just stole me away
(Still…) Still I believe
(I’m missing) I’m missing something real
I need someone who really sees me…

Love’s for a lifetime not for a moment
So how could I throw it away
Yeah I’m only human
And nights grow colder
With no-one to love me that way
Yeah I need someone who really sees me…

(Don’t wanna wake…) And i won’t wake up alone anymore
Still believing you’ll walk through my door
You’ll reach for me and I’ll know it’s for sure
Then I’ll give all the love in the world
(Don’t wanna wake up alone anymore…)


dan masih banyak lagi lainnya, di sini

candra

Karena dia kamu

percakapan di telfon

louise : kmu ngomong gini kayak ngomong ama org laen

saya : klo sama org lain gak mungkin aku ngomong kayak gini

pagi2 udh gak enak suasananya.ya itu emang krn saya yg egois.saya emang gak punya extra kesabaran seperti yg louise punya buat saya.

louise manusia sabar yg membutuhkan extra kesabaran buat menghadapi manusia paling egois sedunia spt saya.

louise yang dulu selalu saya tolak keberadaannya karena ketakutan saya.ya..saya takut jatuh cinta.

louise yang gak pernah lelah memberikan supportnya buat saya untuk menyusun kembali kepingan puzzle hati saya.

louise yang di sela2 kesibukan kantornya selalu mencuri waktu untuk mendengar suara saya.

louise yang begitu punya banyak toleransi buat keanehan2 sifat saya.

louise yang skrg selalu membuat hari2 saya berwarna lagi.

argh…saya akan menjadi manusia paling bodoh sedunia klo saya menyia2kan seorang louise.

louise dimanapun kamu…thx for everything…thx for loving me that much


romantis....................... mau baca yang laen baca disini